Kalkulator uang jaminan sewa (deposit) untuk kost, kontrakan, rumah, dan apartemen
Uang jaminan sewa (deposit) bukan sekadar “satu bulan sewa”. Hitung angka awal yang melindungi pemilik, tetap masuk akal untuk calon penyewa, dan jelas aturan pengembaliannya.
Deposit terlalu kecil
Pemilik bisa menanggung kerusakan, tagihan belum beres, atau barang hilang tanpa pegangan cukup.
Deposit terlalu berat
Calon penyewa yang sebenarnya cocok bisa mundur karena biaya masuk terasa tidak masuk akal.
Aturan tidak tertulis
Konflik sering muncul bukan karena nominal saja, tetapi karena syarat potongan dan pengembalian tidak jelas.
Jika sewa dibayar tahunan atau per 6 bulan, masukkan nominal sesuai termin itu. Sevano akan menghitung deposit dari setara sewa bulanan.
Angka awal uang jaminan sewa (deposit)
Rp 2.160.000
Sekitar 1.1 bulan sewa bulanan setara.
Rentang rendah
Rp 1.000.000
Rentang kuat
Rp 3.000.000
Acuan Sevano
Dihitung dari sewa setara bulanan berdasarkan termin bulanan.
Rp 2.000.000
Perabot dan fasilitas
Penyesuaian terbatas untuk aset yang perlu dijaga.
Rp 160.000
Siapkan bukti serah terima sebelum menaikkan deposit
Deposit besar tetap lemah kalau kondisi awal unit, perabot, dan fasilitas tidak terdokumentasi.
- Ambil foto detail kamar/unit, perabot, AC, kamar mandi, meter, dan kunci.
- Buat daftar inventaris yang ditandatangani saat penyewa masuk.
- Tulis kapan deposit dikembalikan dan kondisi apa yang bisa dipotong.
Cara memakai hasil kalkulator
Mulai dari risiko yang nyata
Perabot, AC, kamar mandi, cat, kebersihan, dan tagihan tertunda punya risiko biaya yang berbeda. Angka deposit sebaiknya mengikuti risiko itu, bukan ikut-ikutan.
Jangan jadikan deposit pengganti screening
Jika data calon penyewa belum jelas, cek dulu identitas, tujuan sewa, kemampuan bayar, dan komitmen masuk sebelum serah kunci.
Tulis aturan potongan dan pengembalian
Kontrak perlu membedakan deposit, sewa pertama, tanda jadi, tagihan, dan denda. Ini mengurangi salah paham ketika penyewa keluar.
Batasan kalkulator
Ini alat estimasi operasional, bukan nasihat hukum atau akuntansi. Keputusan final tetap perlu mengikuti kontrak, kondisi unit, bukti serah terima, dan kesepakatan pemilik dengan penyewa.
Rujukan kontrak dan bukti serah terima
Deposit lebih mudah dipertanggungjawabkan jika jumlah, fungsi, kondisi potongan, waktu pengembalian, dan bukti serah terima ditulis sejak awal.
Uang jaminan sewa (deposit) kuat kalau terhubung ke alur penyewa
Setelah angka deposit jelas, Sevano membantu Anda mencatat calon penyewa, kontrak, tagihan, bukti bayar, uang jaminan sewa, vendor, dan dokumen serah terima dalam satu alur operasional.
Berapa uang jaminan sewa yang wajar?
Banyak pemilik memakai satu bulan sewa sebagai titik awal uang jaminan sewa (deposit), tetapi angka yang wajar bergantung pada tipe properti, perabot, fasilitas, dan risiko kerusakan. Kost tanpa banyak perabot biasanya butuh deposit lebih ringan daripada rumah, apartemen, ruko, atau unit lengkap berperabot. Pakai kalkulator ini sebagai estimasi awal, lalu tulis aturan final di kontrak.
Apa beda uang jaminan sewa (deposit) dan tanda jadi?
Dalam konteks sewa di Indonesia, deposit umum dipakai untuk menyebut uang jaminan sewa: dana yang ditahan selama masa sewa untuk membantu menutup kerusakan, tunggakan, atau pelanggaran kontrak yang jelas. Tanda jadi biasanya dipakai untuk menahan unit sebelum penyewa masuk. Jangan mencampur istilah ini di kontrak karena konsekuensi pengembaliannya berbeda.
Apakah deposit boleh dipakai membayar sewa bulan terakhir?
Sebaiknya jangan dijadikan aturan utama. Jika deposit dipakai sebagai sewa terakhir, pemilik kehilangan pegangan ketika ada kerusakan, tunggakan utilitas, atau barang hilang saat penyewa keluar. Tulis dengan jelas bahwa deposit dikembalikan setelah unit dicek dan setelah potongan yang valid dijelaskan.
Kapan deposit dikembalikan ke penyewa?
Tulis tanggal atau rentang waktu pengembalian di kontrak, misalnya setelah pemeriksaan unit, inventaris, tagihan, dan kunci selesai. Jangan menahan deposit tanpa rincian. Jika ada potongan, berikan catatan kerusakan, foto, dan estimasi biaya agar tidak menjadi konflik.
Apa bukti yang perlu disiapkan sebelum memotong deposit?
Siapkan foto kondisi awal, daftar inventaris, berita acara serah terima saat masuk, berita acara saat keluar, bukti tagihan yang belum dibayar, dan estimasi biaya perbaikan dari vendor jika ada kerusakan. Tanpa bukti masuk dan keluar, deposit mudah menjadi sumber perdebatan.
Bagaimana Sevano membantu pengelolaan deposit?
Sevano membantu pemilik menghubungkan calon penyewa, data penyewa, kontrak, tagihan, bukti bayar, uang jaminan sewa (deposit), vendor, dan dokumen serah terima dalam satu alur. Sevano tidak menggantikan nasihat hukum, tetapi membantu pemilik menjaga catatan operasional agar keputusan deposit lebih jelas.