Sevano
FiturHargaFAQCari PropertiToolsKontak
MasukCoba Gratis
Semua Tools

Panduan Sebelum Beli PropertiRingkasan Nilai PropertiKalkulator ROI PropertiHasil Kotor vs Hasil BersihKalkulator Harga Tanah per MeterKalkulator Nilai BangunanAppraisal Properti SewaSiklus Pasar PropertiData Pasar 12 KotaSkor Lokasi PropertiPanduan Pemilihan PropertiRuko Hook vs Non-HookProfil Penyewa IdealStudi Kasus Kerugian PropertiKalkulator Harga Sewa Ideal

61 tools tersedia
Jangan Berhenti di Angka Brosur

Hasil Sewa Properti Ini Benar-Benar Masuk Berapa?

Banyak properti terlihat menarik karena hasil kotornya tinggi. Tool ini membantu Anda melihat berapa hasil bersih yang benar-benar tersisa.

Jawaban singkat

Hasil bersih hampir selalu lebih kecil dari hasil kotor karena ada vacancy dan biaya rutin.

Bahasa awamnya

Bukan berapa yang masuk, tapi berapa yang benar-benar tinggal.

Bahasa profesionalnya

Investor menyebut ini gross yield vs net yield.

Kalkulator Hasil Kotor vs Hasil Bersih
Rp
Rp

Gunakan angka realistis, bukan anggapan unit selalu penuh 12 bulan.

Rp
Rp
Rp
Ringkasan Hasil
Gross yield12.00%
Net yield8.00%
Selisih hasil4.00 poin
Uang bersih per bulanRp 10.000.000

TIPIS

Selisih hasil kotor dan hasil bersih terlalu lebar. Angka brosur bisa menyesatkan.

Sewa kotor / tahun

Rp 180.000.000

Biaya nyata / tahun

Rp 42.000.000

Beban terhadap pemasukan

25.9%

Kenapa Tool Ini Penting?

Banyak pembeli berhenti di angka sewa kali 12. Padahal angka itu belum memasukkan bulan kosong, cat ulang, servis AC, dan biaya kecil yang sering makan hasil.

Kalau selisih gross dan net terlalu lebar, properti yang kelihatan manis di awal bisa terasa mengecewakan setelah dibeli.

Langkah Lanjut yang Masuk Akal

Setelah hasil bersih terbaca, baru masuk ke pertanyaan berikutnya: apakah pakai KPR masih sehat, dan berapa biaya beli yang sebenarnya.

Pertanyaan Umum
Apa beda hasil kotor dan hasil bersih properti?

Hasil kotor hanya melihat sewa sebelum dikurangi biaya. Hasil bersih melihat uang yang benar-benar tersisa setelah vacancy, biaya rutin, dan cadangan perbaikan.

Kenapa gross yield sering bikin pembeli salah paham?

Karena gross yield terlihat cepat dan menarik, tetapi tidak menunjukkan biaya nyata di lapangan. Padahal biaya rutin dan unit kosong bisa memangkas hasil secara besar.

Bagusnya lihat gross yield atau net yield?

Untuk screening awal gross yield masih berguna, tetapi keputusan beli harus lebih dekat ke net yield. Net yield lebih jujur untuk membaca kualitas properti.

Langkah Berikutnya

Setelah angka bersihnya kelihatan, cek apakah pembiayaannya masih sehat dan apakah biaya masuknya masih masuk akal.

Cek KPR Jadi Beban atau TidakHitung Biaya Beli
Sevano

Kelola Properti Lebih Mudah

Produk

  • Tools
  • Fitur
  • Harga
  • Daftar Gratis

Tools Gratis

  • Kalkulator KPR
  • Kalkulator ROI
  • Invoice Generator
  • Data Pasar Properti
  • Due Diligence

Resources

  • Semua Tools
  • Sebelum Beli
  • Setelah Beli
  • Tips Marketing
  • Cari Properti

Legal

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Hubungi Kami

© 2026 Sevano. All rights reserved.

Made with care in Indonesia